![]() |
| Ilustrasi Virus HIV |
Dari jumlah tersebut, jika ditilik berdasarkan profesi, ibu rumah tangga menempati jumlah kumulatif AIDS terbanyak yang dilaporkan sampai September 2014, yaitu 6539 kasus.
Data tersebut dipaparkan Kasie Standariasi Subdit AIDS dan PMS Kemenkes RI dr Endang Budi Hastuti dalam temu media terkait dengan isu pengobatan bagi anak dengan HIV//AIDS yang digelar Pusat Penelitian HIV/AIDS (PPH) Atma Jaya di Jakarta, Kamis 8 Januari 2015.
"Sebagian besar dari mereka terinfeksi HIV/AIDS karena tertular suami yang suka melakukan seks tidak aman di luar rumah," ungkap dr Endang.
Dalam data Kemenkes tentang estimasi populasi rawan tertular HIV pada 2012, dari 6,7 juta pria yang membeli seks, ada 230 ribu yang tertular HIV dari wanita penjaja seks.
Tanpa sadar, ada sekitar 4,9 juta wanita menikah dengan pria berisiko tinggi HIV/AIDS. Dan jika tidak segera dilakukan terapi Antiretroviral (ARV), bayi hasil pernikahan ini memiliki 40 persen risiko tertular HIV/AIDS. (yac/okezone)
